Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kedzaliman

35 views

Blog Kata2 Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kedzaliman

Ayat alquran tentang kedzaliman – Dzalim berarti meletakkan
sesuatu bukan pada tempatnya, kebalikan dari sifat adil. Kedzaliman adalah
perbuatan yang sangat bertentangan dengan ajaran islam yang sangat menjunjung
tinggi prinsip-prinsip keadilan. Termasuk dalam cakupan makna dzalim adalah
perbuatan melampaui batas serta melanggar hak-hak orang lain. Karena itu,
perbuatan dzalim seringkali dilambangkan dengan sifat kejam, tidak
berperikemanusiaan, bengis, penganiayaan, ketidakadilan, dan lain sebagainya.

Kedzaliman termasuk perbuatan tercela yang memiliki bahaya
sangat besar, bukan hanya bagi pelakunya tapi juga menimbulkan kerusakan bagi
orang lain. Saking dahsyatnya potensi kerusakan yang diakibatkan dari perbuatan
dzalim ini, Allah SWT bahkan mengharamkan sifat dzalim untuk diri-Nya sendiri.
Dalam sebuah hadis qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai hamba-hamba-Ku,
sesungguhnya Aku mengharamkan sifat dzalim untuk diri-Ku dan juga mengharamkan
sifat dzalim di antara kalian, maka janganlah kalian saling berbuat dzalim.”
(HR. Muslim)
Tidak ada sisi kebaikan dari sifat dzalim. Oleh karena itu,
sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk menjaga dirinya dari sifat dzalim
dalam berbagai bentuknya. Baik kedzaliman antara dirinya dengan Allah seperti
dengan berbuat kesyirikan, kedzaliman antar sesama manusia seperti berbuat dosa
sosial, maupun kedzaliman terhadap diri sendiri yang mencakup seluruh perbuatan
dosa yang akan membawa kerugian bagi dirinya sendiri.

ayat alquran tentang kedzaliman

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Kedzaliman

Tidak kurang dari 289 kali kata dzalim dan yang seakar
dengannya disebutkan dalam alquran. Hal ini menunjukkan bahwa kedzaliman
bukanlah perkara sepele sehingga Allah banyak sekali memberikan peringatan
tentang sifat tercela ini. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang kedzaliman
yang bisa kita jadikan sebagai bahan kajian mengenai bagaimana alquran
berbicara tentang kedzaliman.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَظَلَمُوا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ
لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ طَرِيقًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan
kedzaliman, Allah tidak akan mengampuni mereka dan tidak pula akan menunjukkan
kepada mereka jalan (yang lurus). – (Q.S An-Nisa: 168)

أَلَمْ يَأْتِهِمْ نَبَأُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ
قَوْمِ نُوحٍ وَعَادٍ وَثَمُودَ وَقَوْمِ إِبْرَاهِيمَ وَأَصْحَابِ مَدْيَنَ وَالْمُؤْتَفِكَاتِ
أَتَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ
كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Apakah tidak sampai kepada mereka kabar tentang orang-orang
sebelum mereka, yaitu kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, dan
juga penduduk negeri-negeri yang telah musnah? Para Rasul telah datang kepada
mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Allah tidak berbuat dzalim kepada
mereka, akan tetapi merekalah yang mendzalimi diri mereka sendiri. – (Q.S
At-Taubah: 70)

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَمَّا
ظَلَمُوا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ وَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا كَذَلِكَ
نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ

Dan sungguh, telah Kami binasakan umat-umat sebelum kamu,
yaitu tatkala mereka berbuat dzalim, padahal para rasul mereka telah datang
membawa keterangan-keterangan yang nyata, namun mereka sama sekali tidak mau
beriman. Demikianlah Kami berikan balasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.
– (Q.S Yunus: 13)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَكِنَّ
النَّاسَ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Sesungguhnya Allah tidak mendzalimi manusia sedikit pun,
akan tetapi manusia itulah yang mendzalimi dirinya sendiri. – (Q.S Yunus: 44)

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُمْ
مِنْ أَرْضِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا فَأَوْحَى إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ لَنُهْلِكَنَّ
الظَّالِمِينَ

Dan orang-orang kafir berkata kepada rasul-rasul mereka,
“Sungguh kami akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu benar-benar kembali
kepada ajaran agama kami.” Maka Tuhan pun mewahyukan kepada mereka, “Sungguh
akan Kami binasakan orang-orang yang dzalim itu.” – (Q.S Ibrahim: 13)

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ
الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

Dan janganlah kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang
diperbuat oleh orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka
hingga hari yang ketika itu mata mereka terbelalak. – (Q.S Ibrahim: 42)

وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا
وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا

Dan Kami telah membinasakan penduduk negeri itu tatkala
mereka berbuat dzalim, dan Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka.
– (Q.S Al-Kahfi: 59)

أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا لَكِنِ
الظَّالِمُونَ الْيَوْمَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Alangkah tajamnya pendengaran mereka dan alangkah terangnya
penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Akan tetapi orang-orang
yang dzalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata. – (Q.S
Maryam: 38)

وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ وَقَدْ خَابَ
مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا

Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup
lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan sungguh merugi orang yang berbuat kedzaliman. –
(Q.S Thaha: 111)

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ
فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا

Dan barang siapa mengerjakan amal kebajikan sedang dia
beriman, maka dia tidak perlu khawatir akan perlakuan dzalim (terhadapnya) dan
tidak (pula khawatir) akan pengurangan haknya. – (Q.S Thaha: 112)

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ
فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا
بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ

Dan Kami akan meletakkan timbangan keadilan pada hari
Kiamat, maka tidak ada seorang pun yang merasa dirugikan walau sedikit,
sekalipun hanya seberat biji sawi, pasti Kami akan mendatangkan (balasannya).
Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan. – (Q.S Al-Anbiya: 47)

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا
وَعُلُوًّا فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ

Dan mereka mengingkarinya karena kedzaliman dan
kesombongannya, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah
bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan. – (Q.S An-Naml: 14)

وَوَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ بِمَا ظَلَمُوا فَهُمْ
لَا يَنْطِقُونَ

Dan berlakulah perkataan (janji azab) atas mereka disebabkan
karena kedzaliman mereka, maka mereka tidak bisa berkata-kata lagi. – (Q.S
An-Naml: 85)

وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى حَتَّى يَبْعَثَ
فِي أُمِّهَا رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَى
إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ

Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum
Dia mengutus seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka di
negeri tersebut. Dan tidaklah Kami membinasakan suatu negeri, kecuali karena
penduduknya melakukan kedzaliman. – (Q.S Al-Qasas: 59)

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا
عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا
بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ
كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka Kami azab masing-masing dari mereka karena
dosa-dosanya. Di antara mereka ada yang Kami timpakan hujan batu kerikil
kepadanya, ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, ada yang Kami benamkan
ke dalam bumi, dan ada pula yang Kami tenggelamkan. Allah sama sekali tidak
berbuat dzalim terhadap mereka, akan tetapi merekalah yang mendzalimi diri
mereka sendiri. – (Q.S Al-Ankabut: 40)

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَلَبِثَ
فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka
dia pun tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun.
Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang
dzalim. – (Q.S Al-Ankabut: 14)

أَوَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ
كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَأَثَارُوا
الْأَرْضَ وَعَمَرُوهَا أَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوهَا وَجَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ
فَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Dan tidakkah mereka berkelana di muka bumi lalu menyaksikan
bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)?
Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri), mereka telah mengolah dan
memakmurkan bumi melebihi dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah
datang kepada mereka para rasul dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah
sama sekali tidak berlaku dzalim kepada mereka, aka tetapi merekalah yang
berlaku dzalim terhadap diri mereka sendiri. – (Q.S Ar-Rum: 9)

فَيَوْمَئِذٍ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَعْذِرَتُهُمْ
وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

Maka pada hari itu tidak lagi bermanfaat permintaan maaf
orang-orang yang berbuat dzalim, dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk
bertaubat lagi. – (Q.S Ar-Rum: 57)

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا
وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ

Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk
dirinya sendiri, dan barangsiapa berbuat keburukan maka (dosanya) menjadi
tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak mendzalimi
hamba-hamba-Nya. – (Q.S Fusshilat: 46)

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا فَمَنْ عَفَا
وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Dan balasan bagi suatu kejahatan adalah kejahatan yang
serupa. Tetapi barangsiapa mau memaafkan dan membalasnya dengan berbuat baik
(kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya atas tanggungan Allah.
Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang berbuat dzalim. – (Q.S Asy-Syura:
40)

وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُولَئِكَ مَا
عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍ

Dan sungguh orang-orang yang membela diri setelah didzalimi,
maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka. – (Q.S Asy-Syura: 41)

Itulah beberapa ayat alquran tentang kedzaliman yang
tersebar dalam berbagai surat dalam alquran. Semoga kumpulan ayat alquran
tentang kedzaliman ini bisa menjadi rambu-rambu bagi kita untuk senantiasa
menjauhkan diri dari sifat dzalim.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Kedzaliman Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan share postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.